Kamis, 31 Januari 2013

Kendalikan Hobi SMS anak dengan cara ini...

[Internet Sehat ]Anak Anda tak bisa lepas dari ponselnya? Saat berkumpul bersama keluarga pun ia tetap menunduk, asyik memenceti keypad? Wah, itu gejala dia sudah mulai kecanduan ber-SMS atau pesan teks lain seperti BlackBerry Messenger atau What’s Up.
Berkomunikasi melakului pesan teks sudah seperti jadi kebiasaan menjamur di kalangan remaja saat ini. Jika sudah mulai berlebihan, dan terasa menganggu, lebih baik mulai dicarikan solusi. Berikut ada beberapa tips:
1. Sediakan family time
Ajak dia berkumpul dengan keluarga, dan libatkan dia. Saat berkumpul, usahakan ajak dia mengobrol atau bicara untuk berbagi cerita tentang kehidupan sosialnya. Intinya alihkan perhatiannya dari ponsel. Jika perlu bikin aturan untuk tidak ada yang memegang ponsel saat berkumpul dengan keluarga.
2. Batasi pulsa
Bagi remaja yang suka sekali berkirim SMS dan menelepon, sudah pasti membuat tagihan pulsa membengkak. Mulailah membuat pembatasan jumlah pulsa, dan mencari alternatif aplikasi gratis.
3. Layanan unlimited
Jika memang seluruh anggota keluarga memang senang berkirim pesan teks, coba layanan jenis unlimited untuk menghemat tagihan pulsa. Dengan begini antara ayah, ibu, dan anak, bisa terus berkomunikasi melalui SMS tanpa takut tagihan membengkak. Kebiasaan anak berkirim SMS bisa dijadikan sarana untuk orang tua ikut berinteraksi dengan anaknya.
4. Pastikan  tetap aman
Pastikan Anda tahu dengan siapa saja anak Anda berkirim SMS atau pesan teks. Tagihan telepon pasca bayar biasanya melaporkan ke nomor mana saja anak Anda ber-SMS atau bertelepon. Jika itu aplikasi seperti BlackBerry Messenger atau What’s Up, maka komunikasi dengan anak dapat membuatnya terbuka pada Anda, dengan siapa saja dia asyik chatting di ponsel. Perhatikan apakah anak Anda mulai berkirim pesan teks di waktu-waktu yang tidak wajar, seperti misalnya sampai larut malam. Jika ya, sudah saatnya untuk bersikap tegas. [Internet Sehat ]
Sumber artikel: mashable.com / Sumber gambar:life123.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar